Barus,Naulinews.com, 18 September 2026, – Sebagai bentuk ikhtiar spiritual sekaligus penguatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Barus melaksanakan Shalat Istisqa' dan Doa Bersama pada Jumat (18/09). Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Lapas Kelas III Barus dan diikuti oleh 76 orang WBP bersama Kepala Lapas serta petugas yang beragama Islam.
Pelaksanaan Shalat Istisqa' dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB. Kegiatan dipimpin oleh Ustaz Nurdin Rangkuti sebagai imam sekaligus memberikan tuntunan dalam pelaksanaan ibadah dan doa bersama.
Shalat Istisqa' merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran spiritual melalui doa, istighfar, introspeksi, dan upaya memperbaiki diri.
Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui pelaksanaan “Gerakan Nasional Shalat Istisqa' dan Doa Bersama untuk Memohon Hujan serta Mitigasi Dampak Kekeringan pada SATKER Pemasyarakatan Tahun 2026.” Dalam pedoman tersebut, Shalat Istisqa' ditempatkan tidak semata sebagai kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai spiritual bagi petugas maupun WBP.
Pelaksanaan kegiatan juga memiliki keterkaitan dengan upaya meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. ToR menekankan pentingnya membangun kesadaran untuk melakukan penghematan dan konservasi air, menjaga kebersihan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak kekeringan.
Kepala Lapas Kelas III Barus, Tarmizi, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Shalat Istisqa' menjadi bagian penting dalam pembinaan kepribadian WBP, sekaligus mengajarkan nilai introspeksi, kepedulian, dan kebersamaan.
“Melalui Shalat Istisqa' dan doa bersama ini, kita berikhtiar memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang bermanfaat dan keberkahan. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi kita semua untuk melakukan introspeksi, memperbanyak doa dan istighfar, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Tarmizi.
Lebih lanjut, pelaksanaan Shalat Istisqa' di lingkungan Pemasyarakatan diharapkan dapat memberikan penguatan mental dan spiritual kepada WBP serta menciptakan suasana pembinaan yang religius, humanis, dan kondusif. Hal tersebut sejalan dengan tujuan kegiatan sebagaimana tercantum dalam ToR, yakni meningkatkan pembinaan mental dan spiritual sekaligus membangun kesadaran bahwa menghadapi kondisi kekeringan memerlukan ikhtiar spiritual dan ikhtiar ekologis.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Lapas Kelas III Barus turut mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan yang mendorong WBP untuk senantiasa memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Seluruh rangkaian Shalat Istisqa' dan Doa Bersama di Lapas Kelas III Barus berlangsung dengan aman, tertib, khidmat, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas III Barus dalam melaksanakan pembinaan kepribadian secara berkelanjutan serta mendukung pelaksanaan program Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perbaikan diri WBP. — (DRPS)
Komentar
Posting Komentar